Plastik UV protector 6% untuk inovasi prisma garam

Cara Mudah dan Hiegienis untuk Pengeringan Rumput Laut
January 3, 2020

Plastik UV protector 6% untuk inovasi prisma garam

Belasan bangunan berbentuk prisma dan limas berdiri berjajar. Dari ujung utara hingga selatan sepanjang pinggir kali. Kerangka bangunan terbuat dari bambu. Atapnya ditutup dengan plastik. Pada bagian dalam, dibuat kolam dengan alas bawah terpal plastik.

Pada sela bangunan, dibuat pematang yang memanjang. Ya, berupa kolam serupa. Namun dibuat terbuka dan berjajar. Ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan.

Pada kolam terbuka, dasarnya juga dialasi terpal plastik. Kedalaman kolam juga variatif, antara 20 sentimeter 2 meter.

Itulah pemandangan pada lahan tambak garam milik Arifin Jamian, warga Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Tentu pemandangan itu kurang wajar. Tak seperti lahan tambak garam pada umumnya. Tapi justru itu, inovasi tambak garam di pesisir pantura Lamongan. Tambak garam yang dikelola Arifin mampu memproduksi garam hingga 400 ton setiap hektare (ha).

Sedangkan, untuk tambak garam tradisional yang dikelola petambak pada umumnya hanya mampu memproduksi garam sekitar 70 ton per ha.

Sementara, untuk tambak garam dengan Teknologi Ulir Filter (TUF) juga hanya bisa berproduksi antara 120 -125 ton per ha. Angka yang cukup fantastis. Apa rahasianya..?

Kepada Media Indonesia, Arifin mengatakan, tambak inovasi miliknya memiliki bungker (tempat penyimpanan) yang memadai.

Lahan garam miliknya merupakan lahan Solo Valley seluas 1,5 ha.Pada lahan itu, dibuat sejumlah fasilitas produksi. Antara lain, untuk penampungan air muda seluas 1000 meter persegi (m2), fasilitas ulir (meja jemuran) seluas 5000 m2, dan meja kristal (tempat membuat garam) seluas 700 m2.

Di samping itu dibuat bungker air sebanyak 11 unit berbagai ukuran. Sedangkan, untuk lahan 1000 m2 disisakan buat pematang tambak dan tempat instalasi pipa saluran air. Lahan itu dikelola sendiri bersama keluarganya. Sedangkan pada saat panen raya, Arifin dibantu dua orang pekerja.

Menurut Arifin, sebelum masuk bungker, air laut yang telah melalui proses pemisahan senyawanya berbagai tahap itu, bisa disimpan hingga musim panen tahun selanjutnya. Dengan bahan ketersedian bahan baku itu, Afifin bisa dikristalkan garamnya setiap waktu. Termasuk, pada saat musim penghujan pun lahan tambak garamnya tetap bisa berproduksi.

Dengan keberhasilannya itu, sejak beberapa tahun terakhir Arifin kerap diminta menjadi konsultan untuk bimbingan teknis pembuatan rumah prisma dari berbagai daerah di Tanah Air. Terobosanya juga diapsresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dengan memberikan bantuan 10 unit rumah prisma.

Bahkan, sejumlah negara tetangga juga terkesan dengan prestasi yang diraihnya. Buktinya, pejabat dari Negara Thailand dan Malaysia, berkunjung ke lahan tambak inovasi milik Arifin untuk menimba ilmu.

Atap rumah prisma garam tersebut memakai bahan plastik ultraviolet. Plastik ultraviolet ini merupakan plastik khusus yang digunakan untuk atap greenhouse, tunnel dryer atau prisma garam. Plastik ini memiliki kandungan UV protector yang memproteksi sinar matahari, membuat suhu udara didalamnya relatif stabil, untuk plastik UV sebagai pengeringan anda bisa memakai dengan kandungan UV protector 6%, kandungan UV protector tersebut meningkatkan suhu udara didalam prisma garam, sehingga garam cepat kering dengan sempurna. Untuk order produk kami anda bisa hubungi WA / Call/ SMS .

Info lebih lanjut silahkan hubungi admin kami CS:
08123.258.4950 / 0877.0282.1277 / 0852.3392.5564 (WA/SMS/Tlp)
Phone: 031-8830487.
Minggu & hari besar tutup.

Chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
klikwa.com/adminlc1
klikwa.com/adminlc2
klikwa.com/adminlc3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *