Budidaya Tanaman Porang dengan Plastik Mulsa agar Hasil Panen Maksimal

Pentingnya Merk/Brand pada Karung Beras
April 23, 2020
Metode Baru!! Menanam Porang Dalam Polybag
June 2, 2021

Porang atau Iles-Iles atau Suweg (Amorphopallus muelleri) adalah jenis tanaman herbal yang bisa tumbuh sampai ketinggian 100cm–150cm, tanaman ini termasuk tanaman penghasil umbi yang banyak hidup di hutan tropis. Tanaman ini bisa juga di tanam di daerah dataran rendah dan dapat dengan mudah tumbuh diantara pepohonan seperti jati dan pohon sono.

Umbi porang digunakan untuk bahan baku pembuatan tepung konjak atau tepung glucomannan. Umbi porang yang diolah menjadi tepung memiliki banyak serat dan rendah karbohidrat dibandingkan dengan tepung lainya.Tepung ini yang kemudian dipakai sebagai bahan utama olahan shirataki, mi bening yang banyak dikonsumsi di Asia Pasifik. Itu sebabnya shirataki berbahan dari konjak memiliki rasa lebih kenyal namun kandungan karbohidrat lebih sedikit. Popularitas shirataki juga terus meningkat karena dipercaya sebagai menu diet dan gaya hidup sehat, Hal ini yang membuat tanaman porang dicari dan bernilai tinggi.

Porang menjadi tanaman komoditas ekspor yang tidak hanya memiliki multi-fungsi, namun juga memiliki kelebihan, diantaranya memiliki adaptasi luas pada berbagai elevasi, dan juga adaptif pada lingkungan ternaungi. Konon katanya, menanam porang, memanen dolar. Para petani diseluruh daerah Indonesia berbondong-bondong untuk menanam tanaman porang.

Porang menjadi tanaman komoditi ekspor yang tak hanya multi-fungsi, juga punya kelebihan lain, diantaranya adaptasi yang bagus pada berbagai jenis elevasi, dan juga adaptif pada lingkungan ternaungi. Konon katanya, menanam porang, memanen dolar. Para petani diseluruh Indonesia berbondong-bondong untuk menanam tanaman porang.

Kemudian bagaimanakah metode penanaman porang?

Berikut langkah-langkah penanaman Porang

1. Bersihkan lahan
Adanya gulma di lahan akan mengganggu pertumbuhan tanaman porang. Anda dapat memanfaatkan rumput liar yang dicabut sebagai pupuk alami.

2. Waktu Penanaman
Ada dua musim waktu yang ideal menanam porang. Jika penanamanya dimulai dari biji, musim hujan mulai Oktober hingga Desember merupakan waktu terbaik untuk menanam porang. Sebelum ditanam biji porang dibenihkan dalam polybag. Jika pembenihan dilakukan dengan selain biji maka musim kemarau merupakan waktu terbaik untuk menanam porang dari katak. Anda tidak menggunakan polybag jika menanam memlalui umbi atau katak.

3. Jarak Tanam
Terdapat perbedaan jarak tanam pada tipe bibit porang. Jarak tanam ini akan berpengaruh pada waktu panen. Bila menanam menggunakan tipe bibit kodok jarak tanam yang ideal berkisar 35 hingga 80 cm, untuk jenis umbi berkisar 35 hingga 90 cm. Tapi jarak tanam ini dapat diperlebar sesuai keinginan sekiranya jenis umbi yang ditanam berukuran cukup besar. Penambahan atau perlebaran jarak akan mempermudah proses panen serta menjadikan tanaman porang berbuah lebih banyak.

4. Cara menanam porang
Sebelum menanam, siapkan lahan bertanam porang dahulu. Berikut langkah-langkah mempersiapkan lahan tanam untuk porang:
– Siapkan ajir atau batang bambu untuk menegakkan tanaman
– Buat jarak antar ajir 1 meter x 1 meter khusus untuk bibit umbi dan katak
– Setelahnya buat lubang tanam dengan ukuran 20 cm x 20 cm x 20 cm. Anda juga bisa menyesuaikanya dengan ukuran umbi yang digunakan
– Masukkan bibit porang ke dalam lubang tanam dengan letak bakal tunas menghadap atas
Tutup lubang tanam dengan tanah setebal 3 cm
– Sebagai catatan, Jika memakai biji jenis katak mata tunas jangan dibalik agar tanaman dapat tumbuh dengan bagus. Jika memakai biji, masukkan akar ke dalam lubang secara hati-hati agar akar tanaman tidak rusak dan pastikan menutup lubang dengan rata. Jika memakai bibit umbi, Anda tak perlu terlalu memedulikan peletakan bakal tunas menghadap atas atau bawah.

Pemberian pupuk dasar diberikan sebelum umbi ditanam dengan menggunakan pupuk bokashi yang dicampur dengan top soil sebanyak setengah kilo per lubang. Untuk bibit katak, pupuk bokashi dicampur pada tanah sekitar ajir.

5. Menggunaan plastik mulsa

Para petani porang diwilayah Indonesia mulai berinovasi untuk mencari metode menanam yang efisien dan meminimalisir gagal panen. Salah satunya yaitu pengaplikasian plastik mulsa. Mulsa plastik atau sering kali disebut juga mulsa plastik hitam perak (MPHP) merupakan lembaran plastik khusus dengan dua sisi yang berbeda warna, yaitu hitam dan perak. Mulsa plastik diterapkan untuk menutupi lahan tanaman budidaya untuk mencegah pertumbuhan gulma, menjaga kelembaban tanah, menjaga struktur tanah, mencegah pengikisan permukaan tanah serta meminimalisir hama dan penyakit tanaman. Sebelumnya plastik mulsa hanya diaplikasikan pada tanaman holtikultura saja, Namun ternyata tanaman porang juga dapat diaplikasikan dengan plastik mulsa. Penuturan petani, pengaplikasian mulsa juga bisa menekan biaya penyiangan, terutama saat tanaman porang masih kecil. Dengan menggunakan plastik mulsa hasil panen porang lebih maksimal. Karena umbi porang bisa tumbuh dengan baik.

Lim corporation menyediakan plastik mulsa hitam perak yang sangat cocok dengan cuaca tropis Indonesia. Plastik mulsa membantu tanaman anda tumbuh maksimal dan menghasilkan tanaman dengan kualitas terbaik. Kami menyediakan plastik mulsa dengan merk KUDA, TEMBAKAU, MERPATI dan BINTANG. Tersedia ukuran 120cm x 500m dan 100cm x 500m ketebalan 0,35 micron. Anda juga bisa memesan dengan ukuran sesuai permintaan. Untuk info selengkapnya bisa hubungi admin kami WA/Call/SMS 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *